De Cost-cost’an

Juli 1, 2009 at 12:44 am (ordinary)

Cimahi, Balai Diklat Keuangan VII, Jalan Gado Bangkong, Borma, Samudera, Permata, Kota Baru Parahyangan, Stasiun Gado Bangkong dan banyak ‘coziest place’ lainnya yang kalau disebut tentunya membuat anak-anak STAN Prodip 1 angkatan ’07 BDK VII Cimahi jadi sumringah (ato ada yang bete??), namun bukan disini saya membahas tempat-tempat diatas, kali ini bakal ngebahas mengenai Cost-cost’an yang pernah menjadi tempat tinggal bagi Cimahian (mulai dari tidur, main, makan, mandi, ibadah, nyanyi, ampe Ee’) selama menempuh pendidikan di BDK VII Cimahi. Memang sudah takdirnya (bukan nama salah satu teman kita loh) kalo yang namanya tempat kuliah pasti disekelilingnya ada tempat ngekos mahasiswanya, hal yang sama juga terjadi dengan BDK VII Cimahi di depan, belakang, kanan, kiri, dekat maupun jauh jaraknya terdapat kostan dengan varian harga yang berbeda dan fasilitas yang juga berbeda tentunya. Yak kita mulai dari kostan pertama

Virus, ini bukannya nama mahluk hidup penyebab penyakit loh ini adalah nama salah satu kostan yang menjadi pilihan Cimahian. Alkisah ada seorang tua renta yang tinggal bersama istrinya yang juga udah berumur, beliau memiliki sebuah rumah yang memiliki cukup banyak kamar. Ketika BDK VII Cimahi menerima mahasiswa timbullah ide beliau untuk menyewakan kamar rumahnya untuk dijadikan kostan dengan harga sewa Rp150.000,- per bulan. Passive income yang lumayan dari penyewaan kamar membuat beliau dan istrinya hidup bahagia ever after. Lantas hubungannya dengan nama Virus apa??Konon nama kostan Virus diambil dari plesetan nama beliau yaitu Pak Irus. Satu yang penting diketahui bahwa di Virus terdapat sebuah TV yang kata teman-teman Cimahian bisa digunakan jika di pompa dahulu atau di masukkan uang receh ke dalamnya itupun hanya menampilkan gambar hitam putih yang dipenuhi semut.

Kuntjoro kost a.k.a adalah salah satu kostan dengan daya muat yang besar didirikan oleh sepasang suami istri berdarah Jawa, Kuntjoro kost menjadi perusahaan berbasis properti yang menjanjikan passive income yang menggiurkan dibangun oleh salah satu pengembang terpercaya Agung Padamara Group, tidak kurang terdapat sepuluh kamar, enam kamar mandi dan fasilitas penunjang lainnya terdapat di dalamnya membuat para Cimahian menjadikannya pilihan utama. Selain usaha kostan pemilik juga menyediakan layanan catering serta warung serba ada untuk menunjang kehidupan para Cimahian. Kos Kuntjoro mungkin satu-satunya kosan Cimahian yang memilki dua musim yaitu musim Santai dan musim Ujian, akan sangat mudah melihat perubahannya kalau penghuninya sering bolak-balik keluar kamar berarti itu Musim Santai tapi kalau sepi dan tidak ada yang bolak-balik berarti itu Musim Ujian bahkan ada lelucon yang mengatakan bahwa Musim Ujian di Kuntjoro kos adalah saatnya jangkrik bernyanyi (bualan penulis aja kayaknya)

Baitul Ilmi atau lebih dikenal dengan Bait, kostan satu ini berbeda dengan kostan lainnya karena memiliki pekarangan yang luas yang ditanami banyak pohon buah oleh pemiliknya, pemandangan yang menenangkan juga dapat dinikmati di kosan ini. Kos Bait memiliki sarana yang lengkap dengan banyak kamar, dua musholla yang sejuk sangat nyaman untuk beribadah, serta gazebo untuk sekedar duduk-duduk. Ada cerita menarik dari kosan ini yaitu kemunculan beberapa binatang yang beberapa diantaranya berbisa seperti ular dan kalajengking namun sepertinya tidak sampai jatuh korban.

A-com atau Aep Community, sebenarnya kosan satu ini tidak mempunyai nama seperti kosan lainnya, nama kosan ini seketika meluncur dari mulut salah seorang penghuninya ketika ditanya dimana dan nama kosannya. A-com adalah kosan baru sehingga tidak punya history dari penghuni sebelumnya seperti kosan lainnya, berbentuk rumah kecil dengan dua kamar tidur, satu ruangan santai dan satu kamar mandi oleh karena itu daya tampungnya pun sedikit namun ada hal yang ditawarkan oleh kosan satu ini yaitu slogannya Your Privacy Here. Sesuai dengan slogannya A-com menawarkan privasi yang aman untuk penghuninya, kosan ini juga memiliki cerita yang unik yaitu kisah si Sofa Tidur, kenapa kunamai seperti itu ini disebabkan karena kemampuan sofa tersebut untuk membuat siapa saja yang duduk atau sekedar berbaring di atasnya akan tergoda untuk tidur dan terlelap, tercatat beberapa korban sudah jatuh ke dalam rayuannya, namun entah teledor atau doyan para korban tidak kapoknya untuk mengulangi ‘kesalahan’ yang sama untuk duduk atau berbaring di Sofa Tidur.

JMC a.k.a Jurang Maut Club a.k.a Jurang Mangu Club atau apalah lagi adalah kosan yang terdiri dari dua bangunan dimana kosan pria berada di bawah jurang sedangkan wanitanya di bagian atas. Untuk ke kosan JMC terdapat dua jalur berbeda yang dapat dilalui, pertama melalui jalan/gang selebar 2 meter di samping masjid tinggal lurus saja sampai menemukan persimpangan jalan kecil yang diapit deretan rumah dan kedua melalui jalur perumahan permata kemudian masuk ke pekuburan kecil namun anda harus berhati-hati karena jalur ini cukup sempit dan jalannya licin.

Warjo yang katanya singkatan dari Warung Pojok entah itu benar atau tidak tetapi merupakan misteri yang belum terpecahkan sampai saat ini. Seperti halnya A-com kosan Warjo bukanlah kosan dengan daya tampung yang banyak. Kosan Warjo memiliki fasilitas catering/warung makan di depannya serta ada pratik dokter di dalam rumah. Ada kebiasaan yang sebenarnya tidak patut dicontoh namun kebiasaan ini sering dilakukan para penghuni Warjo jika pulang agak telat di malam hari yaitu kebiasaan memanjat pagar yang memang cukup pendek.

Pusdikter adalah singkatan dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Militer dan bukan merupakan sebuah kos-kosan namun karena letak pusdikter ini dekat dari sebuah kosan yang anonim maka penghuni kosan pertama menamai kosan itu pusdikter (Wallahu ‘alam Bishowab). Pusdikter adalah kosan terjauh yang dihuni oleh Cimahian atau STAN BDK VII Cimahi angkatan ’07. Letak yang jauh dan jumlah mahasiswa/i angkatan ’07 yang terbilang sedikit membuat kosan pusdikter hanya memilki satu penghuni dan itupun juga pergi meninggalkan pusdikter.

Zamrud adalah kosan yang berada di dalam perumahan permata berdekatan dengan sebuah masjid. Kosan Zamrud adalah rumah yang cukup besar dengan banyak kamar di dalamnya, terdapat kolam yang telah kosan di pinggir rumah, ada dapur serta ruang santai yang lega. Zamrud sangat nyaman untuk dijadikan tempat tinggal.

Petir, kosan yang mengambil nama dari salah satu acara TV yang dulu cukup terkenal. Pada awalnya petir bukanlah kosan yang dihuni oleh Cimahian, petir dijadikan tempat menginap bagi para peserta diklat yang sedang menempuh pendidikan di BDK VII Cimahi. Namun setelah kepindahan salah satu Cimahian kesana, Petir menjadi akrab ditelinga Cimahian. Lokasi Petir bersebelahan dengan kosan Warjo dan terdapat sebuah pohon Klengkeng yang sudah tak berbuah lagi di depannya.

Mc’D bukan nama restoran siap saji yang bermaskot badut yang sering duduk di sebuah bangku taman namun adalah nama sebuah kosan khusus pria yang terbagi dua bangunan. Mc’D diambil bukan karena terinspirasi oleh restoran waralaba itu tapi sekedar cara ‘keren-kerenan’ penghuninya jika ditanya nama kosan mereka, menurut mereka Mc’D adalah singkatan dari Mang Dayat nama pemilik kostan tersebut. Ada kisah suram di balik kosan satu ini dan kalau-kalau ada pengerebekan oleh polisi pastinya menjadi TKP yang menumpuk segudang barang bukti, kostan Mc’D sering dijadikan tempat/lokasi per’judi’an oleh pemiliknya, pengunjungnyapun datang dari beberapa kosan di sekitarnya, mereka datang bukan hanya untuk mengadu keterampilan tapi juga untuk mencari ‘rezeki’. Menurut laporan kepolisian setempat setidaknya ada 7-8 orang yang biasa datang untuk per’judi’an tersebut. Namun dibalik kesuraman kisahnya kosan Mc’D menjadi tempat untuk menghilangkan rasa lapar dan dahaga yang menjanjikan, Mc’D juga mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki kosan lainnya yaitu Kamar mandinya yang menyatu dengan alam dengan hanya beratapkan langit bisa dibayangkan sensasi luar biasa yang dirasakan penghuninya jika beraktivitas di kamar mandi Mc’D, jika anda tertarik dan ingin merasakan sensasi yang sama silahkan mengubungi kami (salah satu admin blog ini adalah ex-penghuni Mc’D).

P.S:Dikarenakan hambatan teknis maka selanjutnya artikel ini akan mengalami moderenisasi berkala, atas pengertiannya kami ucapkan terima kasih.

Sworders

7 Komentar

  1. hafiz berkata,

    wah swar kamu sih ( ini komen ga jelas ) ???

  2. Mc'D Ranger berkata,

    wah tulisan ini diskriminatif
    masak kos2an sebesar dan sepenting Mc’D ga ada ?????

  3. uniquelyrawasari berkata,

    Sudah diperbaiki kesalahnnya, kekurangan yang saudara Mc’D Ranger maksud telah kami hilangkan. Silahkan berkunjung, maaf atas kekhilafannya.

  4. hafiz berkata,

    klo ingat Mc’D jd ingat bu nining sama odading dan bala2 nya
    cihui

  5. enterpreneur berkata,

    cep cep makan cep? cep cep bala-bala cep? cep cep acep ato kecap?

  6. wargamoderat berkata,

    ingat cimahi…
    ingat memori indah waktu kul dlu wa’…
    tks atas tulisannya!
    tetep eksis walao di ternate ya, ^^

  7. brokenlilly berkata,

    kosanku mana??

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.